Agar Terlihat Menggiurkan, Begini Cara Membuat Foto Makanan

Memoto makanan seperti wajib dilakukan ketika semua orang sedang berwisata kuliner. Apalagi foto tersebut dibutuhkan untuk keperluan konten sosial media. Tak hanya saat berwisata saja. Ketika membuka usaha catering ataupun kuliner, kamu juga harus menguasai trik memoto makanan agar terlihat menarik layaknya jasa foto makanan/menu. Karena ketika calon konsumen tergiur dengan gambar foto tersebut, maka bisa dipastikan akan tertarik pula untuk mencobanya.

jasa foto menu

Layaknya sebuah umpan marketing online pada sebuah bisnis kuliner, foto harus dibuat sedemikian rupa agar mampu merepresentasikan brand kuliner itu sendiri. Lalu bagaimana cara membuat foto makanan yang menarik? Berikut beberapa cara yang bisa kamu lakukan sendiri di rumah.

  1. Gunakan Pencahayaan yang Alami

Cahaya atau lighting adalah salah satu komonen penting yang harus ada ketika melakukan pemotretan. Ketika cahaya minim, jasa foto makanan/menu biasanya memanfaatkan penggunaan cahaya lampu untuk menghasilkan gambar yang bersih dan cerah. Namun sebagus apapun cahaya lampu yang digunakan, tetap usahakan penggunaan cahaya yang alami ialah pencahayaan dari sinar matahari.

Untuk bisa mendapatkan cahaya alami dari matahari, kamu bisa melakukan pemotretan di pagi atau sore hari. Ketika matahari sedang terbit atau akan tenggelam. Tapi bagaimana jika sedang hujan atau matahari tidak terlihat karena tertutup mendung? Kamu bisa memanfaatkan lampu LCD yang terang sebagai cahaya tambahan.

  1. Buatlah Sesederhana Mungkin

Menambah beberapa properti pada foto memang tidak salah. Tapi jangan sampai mengaburkan makanan utama yang akan difoto. Tambahan properti atau makanan lain ini sifatnya hanya hiasan saja. Untuk mempercantik tampilan pada tokoh utama atau makanan itu sendiri. Tapi jika penambahan ini memang tidak diperlukan, sebaiknya tidak perlu menambahkannya.

Jasa foto makanan/menu biasanya akan membuat foto sesederhana mungkin. Dengan lebih banyak menonjolkan sisi makanan lebih jelas. Karena jika dibuat terlalu berlebihan justru akan menghilangkan konsentrasi orang terhadap menu utama itu sendiri.

  1. Landscape Atau Portrait, Terserah

Lebih baik menggunakan posisi landscape atau portrait? Terserah bagaimana kamu merasa lebih nyaman ketika mengambil foto. Jasa foto makanan/menu biasanya akan menggunakan portrait. Karena dimensi akan lebih mudah terlihat. Tapi jika makanan tersebut bentuknya melebar, penggunakan posisi landscape akan lebih maksimal.

Kamu bisa meletakkan makanan utama di tengah. Ketika memang diperlukan untuk melakukan cropping, proses cropping akan lebih mudah. Tidak hanya cropping saja. Dengan meletakkan makanan di tengah objek akan mempermudah melakukan editing lainnya.

  1. Jangan Sampai Terlihat Kabur

Usahakan pula jangan sampai terlihat kabur. Fokus utama foto adalah makanan utama yang terlihat sangat tajam dan jelas pada semua sisi. Ini akan membantu audiens untuk melihat bentuk secara visual dari makanan itu sendiri.

Jaga tangan kamu agar jangan sampai ada goncangan yang membuat foto terlihat kabur. Apalagi jika kamu menggunakan smartphone. Perlu sekali dalam memahami segitiga exposure agar bisa mengatur secara tepat.

  1. Tetap Perhatikan Sudut Pandang

Salah satu kelebihan Jasa foto makanan/menu adalah mampu melihat dari sudut pandang yang berbeda dari kebanyakan orang. Sudut pandang yang tepat inilah yang akan membuat foto lebih menarik. Kamu juga bisa melakukannya. Gunakan insting terbaik untuk mendapatkan sudut pandang paling menarik menurut versimu.

Butuh Jasa foto makanan/menu untuk bisnis kulinermu? Segera hubungi VML Projects. Dengan pengalaman dan ketrampilan memoto yang mumpuni, VML Projects akan membantumu membuat foto marketing terbaik untuk berbagai keperluan bisnismu. Follow Instagram kami DISINI

(Visited 9 times, 1 visits today)